Rabu, 02 Mei 2012 1 komentar

Go Writing!!!!!


Assalamu Alaikum~~~
Hai bloggers =3 Jadi ceritanya beberapa waktu yang lalu saya ikut KISS.. Lho??? Kisah seputar seputar selebriti??? Bukaaaaannn... KISS itu Kajian Islam Sebulan Sekali, kegiatan rutinnya rohis di sekolahan saya... Jadi temanya ituuu tentang 'Pena Islam', kurang lebih soal dunia kepenulisan gitu deh. So, jangan heran if I was soooo excited :D Ilmu yang didapatkan ada banyaaakk banget, maklum pematerinya itu Ust. Adi Wijaya, penulisnya Muslim Demolisher. Oiya, tadi udah dibilangin kan. ilmunya tuh super duper banyak banget, tapi berhubung saya makhluk lemah yang terbatas *kebanyakan basa-basi nih-_-*, jd yang sempat saya tulis tuh cuman yang berikut ini:

"Menulislah, dan kamu akan hidup 'abadi'."
 
"Menulislah karena dorongan idealisme."
 
"Orang boleh pandai setinggi langit, tapi selama ia tidak menulis, ia akan hilang didalam sejarah. Menulis adalah bekerja untuk keabadian."
 
"Menulis adalah KETERAMPILAN. Bisa dipelajari, dan bukan BAKAT."
 
"Ketidakadaan ide adalah IDE untuk menulis."
 
"Kunci sukses menulis : 3M. Menulis, menulis, menulis!" :D
 
"Peradaban Islam dilukiskan oleh dua warna; merah dan hitam. Merah dari darah para syuhada, dan hitam dari tinta pena para ulama (penulis)." - Syekh Abdullah Azzam.
Oke, itu tadi adalah kalimat-kalimat luar biasa yang menurut sayaa bisa membangkitkan semangat menulis. Yeah! :D So, guys, menulis itu untuk keabadian. Menulis bisa merubah pemikiran siapapun yang membacanya. Go writing!!! Selamat jadi penulis;;)
Rabu, 25 April 2012 0 komentar

Just sharing. I dont know who to tell.

Haruskah berhenti sampai disini?
Haruskah kulepas semua yang telah kuraih selama ini?
Haruskah ku pupuskan impianku yang dulu kukejar itu?
Haruskah, Tuhan?



Bukannya aku tak tau diri.
Bukannya aku lari dari kenyataan.
Bukannya aku tak ingin lepas tanggung jawab.
Bukan! Tolong hilangkan semua pikiran buruk kalian terhadapku.



Kalian salah.

Selama ini, kurasa perjuanganku tak akan seberat ini. Tolooonnggg, aku tak tau harus bagaimana.
Sabtu, 21 April 2012 0 komentar

Opiniku tentang Kartini dan Emansipasi

Assalamu'alaikum.. 

Hey, ini tanggal 21 April,  ya? Hari Kartini dong :D Buat anak TK mah, hari Kartini tuh maknanya cuma sebatas hari dimana mereka semua biasanya disuruh pake kebaya *buat yang cewek lho* .. Dan buat saya, hari Kartini itu tak lain adalah.......... hari lahirnya ibu kita Kartini, putri sejati, putri Indonesia, bla bla bla...

Menurut persepsi yang berkembang di masyarakat, tanggal 21 April itu sering disangkutpautkan sama emansisapi eh emansipasi wanita. Apaan tuh emansipasi?? Nah menurut wikipedia, emansipasi adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan sejumlah usaha untuk mendapatkan hak politik maupun persamaan derajat, sering bagi kelompok yang tak diberi hak secara spesifik, atau secara lebih umum dalam pembahasan masalah seperti itu. Jadi kalo emansipasi wanita, ya kurang lebih adalah usaha untuk memperoleh kesamaan hak dan derajat para kaum wanita. Ya begitulah.

Kalo menurut kacamata fiksi saya nih  *maksudnya kacamatanya cuman dikarang aja *, wanita itu sampe jaman kodok jadi ganteng pun, gak akan pernah sama hak dan kedudukannya dengan lelaki. Wong kodratnya aja udah beda dari sononya ya kan. Gak kok, saya gak bakalan bilang kalo wanita bisanya cuman nurut apa kata para lelaki. Tapi saya mau bilang kalau wanita itu sudah ditentukan kewajiban dan haknya oleh Allah. Jadi kita gak boleh nuntut apapun yang sebenernya bukan untuk kita. 

Contoh, sekarang tuh emansipasi paling bilangnya  : perempuan juga bisa kerja! perempuan juga bisa jadi pemimpin! bla bla bla. Perempuan itu akan menjadi lebih bernilai kalau dia bertanggung jawab atas rumah tangganya dan segala apa yang ada didalamnya. Perempuan gak musti kerja, soalnya yang berkewajiban nyari nafkah tuh laki. Perempuan juga gak boleh jadi pemimpin, sebab Allah sudah membagi tugas soal itu dan yang boleh jadi pemimpin itu cuma laki. Masih banyak lagi contoh lainnya yang menurut saya sudah melenceng dari apa yang menjadi hak dan kewajiban perempuan apalagi dalam Islam. Tapi kalo saya sebutin disini takutnya ntar malah jadi buku :D

Overall, kita semua udah ada porsi masing-masing. Gak usah macam-macam deh dengan menuntut something yang tidak layak kita dapatkan sebab, sekali lagi, Allah telah membagi tugas. See, Islam itu mulia banget ya :) Ingaaat, perempuan ya perempuan, laki ya laki :D
5 komentar

Sahabat Real-Time?? Hmm...

Assalamu'alaikum..

Haruskah aku ceritakan padamu sudah berapa jauh jarak yang kutempuh untuk kembali berdiri di sini, tempat kita dulu berkumpul menyaksikan pelangi? Atau haruskah aku ceritakan padamu sudah berapa dermaga, berapa lembah dan lautan pasir yang kuarungi untuk mencari tempat yang sama indahnya dengan tempat dulu kita mengukir pelangi persahabatan kita? Aku rasa sekarang itu tidaklah lagi penting kawan. Karena telah kuceritakan kepada seluruh dunia, betapa indahnya pelangi persahabatan kita. Ya, pelangi persahabatan indah yang pernah alam ukir hanya untuk kita. Spesial untuk kita, bukan yang lain. (FiksiQ : Kuukir Pelangi Untukmu)

Yang tadi itu penggalan cerpen dari blognya Muhammad Ridwan. Btw cerpennya keren lhoo. Special buat bloofers ;)

Bingung dengan judul postingan ini? Oh jelas, saya sendiri juga ngeposting dalam keadaan bingung kok. Bingung dengan diri saya sendiri yang bisanya cuma bersahabat dengan seseorang sebatas dumay alias dunia maya. Bingung tentang perjalananku mencari persahabatan yang tak jua berakhir, bahkan belum menemukan titik temu. Sahabat ku di dunia nyata, dimanakah dirimu berada ~,~

Tapi saya gak tau apakah persepsi saya soal sahabat itu bener apa salah. Menurut saya sih ya, sebaik-baiknya sahabat itu yang bisa membuiat kita nyaman berada di dekatnya, correct us if we're wrong, dan yang paling penting, sahabat yang bisa membawa kita lebih dekat dengan-Nya. Gak salah kan pemahaman saya??! Lantas kenapa saya gak pernah menemukan orang yang seperti ituuuu?? :( Adakah peluangku menemukan sahabat?

But, sejauh ini, saya ngerasa yang paling menghampiri kriteria diatas tuh si Ama. Jadi, dia itu ya sahabat saya. Cuma sayangnya kita sekarang beda sekolah. Jadi frekuensi pertemuan kami sudah jauh, jauuuuuuh lebih sedikit dibanding dulu. Btw kemaren saya ketemuan ama dia loh B-)

ini hasil jeprat-jepretan di warnet. Hihi
 Ya gitu deh. Senengnya tuh gak bisa dideskripsikan pake kata-kata =))))

Jadi intinya, sampai kapanpun saya akan tetap mencari sahabat. Sampai kapanpun. Taukah kau, kawan, persahabatan itu indah. Mau sahabat realtime kek, unreal time, dimana-mana yang namanya persahabatan itu tak akan lekang oleh waktu. Indah, indaaaaaaah sekali.
Jumat, 20 April 2012 6 komentar

Horor Buku Cetak : Lebih Horor dari Film Horor Manapun!!

Assalamu'alaikum warahmatullah wabarakatuh..

Hai bloggers~ long time no see yah?? hehe. Maafkan diriku yang absen selama hampir 4 bulan ini *-* Jangan tanya kenapa, soalnya saya sendiri juga bingung.Saking banyaknya kesibukan yang menjadi tembok pemisah antara saya dan blog yang cute ini :D

Hmm, oh ya. belakangan ini lagi maraknya kasus buku cetak yang isinya berbahaya. Mulai dari yang ada cerita soal istri simpanan lah, balas dendam lah, penyiksaan pake konde lah, selingkuh lah, ngerayu cewek lah, sampai yang paling parah malah ada yang isinya ngajarin komunisme. Itu tuuuh, ideologi yang gak mengakui keberadaan Tuhan.

Bingung deehh.. Bukaaan, bukan bingung karena topiknya yang aneh, tapi bingung karena... KENAPA BARU SEKARANG DIBERITAINNYA??!! Bukannya kasus kayak gitu udah out out of date banget yah? ini media yang gak becus atau gimana sih? oke, saya jelasin yaah. Jaman saya SD tuh (sekarang udah SMA hehehe) ada banyak banget buku yang ceritain hal-hal kayak begituan. Seingat saya dulu ada cerita soal Bawang Merah & Bawang Putih. Naah cerita itu kan ada unsur penyiksaannya, tapi toh kami waktu itu tetap mempelajarinya. Untung saya belum sempat mempraktekkannya hahaha-_-v

Yang lebih parah tuh yang terakhir, buku SMA yang ngajarin soal paham komunis. Nah lo! Kebayang gak sih kalo calon generasi penerus yang dicetak di negeri ini pada gak percaya ama Tuhan?? Bencana apa lagi yang kau tunggu?? Eh tapi yang lebih mengherankan sih ya, kenapa gak ngajarin soal Ideologi Islam? Perasaan saya dari SMP sampe sekarang, yang ada dalam pelajaran PKN tuh cuma ada kapitalis, komunis, sama sosialis doang.. Gak ada tuh yang namanya ideologi Islam. Padahal kalo kita mau analisa, Islam tuh paham yang jauh lebih keren dari isme-isme yang tadi. Didalamnya mencakup segala tentang manusia dan pastinya sesuai dengan akal dan kodrat manusia itu sendiri. Dan lebihnya lagi, ideologi itu langsung dibuat oleh pencipta manusia sendiri, yakni Allah SWT, sooo paham tentang Islam itu yaa klop banget deh buat manusia yang mau berpikir....

Menurut saya ya, kalo mau bikin buku cetak tuh yang sesuai sama nilai agama dan moral yang berlaku. Kalaupun misalnya mau nunjukin soal perilaku yang buruk, ada baiknya perhatikan dulu usia dari pemakai buku itu nantinya. Kan gak lucu anak kelas 2 SD disuguhin cerita soal istri simpanan. Hadoooh..

Beralih dari soal buku cetak, ada juga nih media yang rusak dan nyeremin abis bagi generasi kita. What's it?? Televisi!! iya.. tv! Jaman sekarang mah mulai dari yang masih imut-imut sampe yang udah tua sekalipun udah lengket banget ama yang namanya TV. Tapi taukah saudara-saudara sekalian, sinetron yang ditayangin di TV juga gak kalah horornya dari masalah buku cetak tadi. Bayangkan, anak balita aja udah asik nonton tuh sinetron yang notabene isinya gak jauh-jauh dari pacaran, selingkuh, apa lagi sih?? Oh iyaaa malah ada juga yang hamil diluar nikah. Diiihhh, mau jadi apa tuh anak kalo dari kecil aja udah dikasih tontonan begituan??? Yakin niiih generasi penerus bangsa kayak gini? Ckck.

Tanggapanmu, bloggers? :)
Jumat, 13 Januari 2012 1 komentar

A Story That Makes Me Love My Dad More :3

Seorang anak bertanya kepada ayahnya, "Manakah yang lebih Anda pentingkan, hidup Anda ataukah saya?". Lalu sang ayah menjawab, "Saya selalu mementingkan hidup saya sendiri dibanding apa pun di dunia ini." Karena kesal, sang anak pun pergi meninggalkan ayahnya, tanpa pernah mengetahui bahwa sesungguhnya dialah hidup sang Ayah.
Selasa, 10 Januari 2012 2 komentar

Stop C H E A T I N G !!!

Assalamu Alaikum!

Yaah, I got it! selang beberapa detik setelah terbitnya postingan saya yang random tadi, saya jadi pengen posting tentang target saya di tahun 2012, tepatnya sih menyangkut tentang sekolah. Yep, saya pengen hilangin kebiasaan nyontek!



Hmm, well ini blog saya~ di sini saya nulis tentang hidup saya~ jadi jangan ada dusta diantara saya dan blog ini~ So, disini saya mau main jujur-jujuran ah.

Hmm, sebenernya sih, dari kecil saya udah dididik buat bertindak jujur sama orangtua. Salah satu penerapannya, ya dengan tidak menyontek. Singkat kata, selama enam tahun saya sekolah di SD, saya gak pernah nyontek *seingat saya sih gitu._.*.
Pas masuk SMP, hmm awalnya sih masih tetep, gak suka nyontek. Tapi lama kelamaan, I don't know what actually happened, jadinya saya kebiasaan nyontek deh. Tidak, saya tidak bilang kalo temen-temen SMP saya dulu membawa pengaruh buruk buat saya, nggak loh ya. Emang sayanya yang salah kok. Hiks.

Jadi apa sebenernya motivasi orang buat nyontek itu? Berikut hasil pengamatan saya (berdasarkan pengalaman pribadi) :
  • takut nilainya jelek, yaah, gengsi.
  • pengen memberi hasil yang maksimal, biar ortu puas. Tapi tetep aja, caranya haram.
  • gak mau dikalahin sama temennya, apalagi kalo udah dikenal sebagai siswa yang pinter, dia bakalan menggunakan segala cara biar nilainya tetap bagus.
  • malas berusaha.
  • ngandalin temen dengan berfikiran "aah, ada si A kok, tenang aja"

    Nah, udah tau kan. Jadi gitu deh. Intinya sih cuman satu : MALAS BELAJAR *mengutuk diri sendiri* Jadi rencananya mulai semester 2 ini, saya gak mau nyontek lagi. Karena setelah dipikir-pikir, gak akan ada hasilnya juga. Begonya dapet, dosanya dapet. Ya kan? Lagipula, emang setelah sekolah nanti, kita tetep bisa ngandalin temen apa? Gak kan. Yang dibutuhkan cuma kemampuan individual. Itu yang bisa bikin manusia bertahan hidup. Alah bisa karena biasa, kalo keseringan nyontek, kita bakalan cuman bisa bergantung sama orang lain. Hiiiy, serem gak tuh. Jadi mulai sekarang, saya mau berusaha sendiri. STOP CHEATING. Karena apa yang saya tanamkan hari ini, itu yang akan saya petik suatu saat nanti. *udah mirip Mario Teguh belum? wakakakak*

    Overall, nyontek gak ada gunanya, yang ada malah dosa. Stop nyontek yah kawan, believe urself.



    ~IIJ
 
;